Selasa, 07 Juni 2011

PEMANFAATAN MUSIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR


PEMANFAATAN MUSIK DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR

Witri yuliyani
Abstrak
 Artikel ini menjelaskan mengenai pemanfaatan musik dalam proses belajar mengajar yang menjadikan proses belajar mengajar tersebut menyenangkan dan tidak membosankan. Musik dapat menyimbangkan kecerdasan intektual dan emosional sehingga akan memberikan hasil yang lebih baik bagi pembelajar.Musik juga dapat membangkitkan semangat belajar serta menjadikan pembelajar lebih rileks dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Musik klasik dan barok telah terbukti bisa memberi pengaruh positif bagi pembelajar, begitu juga dengan jenis musik lainnya yang penting musik tersebut bisa membuat pembelajar tetap tenang,  waspada, terbuka dan optimal dalam belajar. Sehingga dengan pemanfaatan musik yang tepat dapat memberikan hasil yang lebih baik bagi pembelajar. Kata kunci: Musik Proses Belajar Mengajar.

Pendahuluan
Musik selalu ada sepanjang waktu, kapanpun dan dimanapun sehingga musik tidak akan dapat dipisahkan dari yang namanya kehidupan. Hal ini disebabkan karena musik dapat memberikan sugesti positif bagi pendengarnya, selama ini orang lebih cenderung mempunyai perasaan negatif tentang belajar. Mereka sering mengaitkan belajar dengan rasa terhina, kesusahan, terkurung dan masih banyak lagi asumsi negatif tentang belajar. Apabila asumsi negatif ini tidak digantikan dengan asumsi positif bahwa belajar itu menyenangkan, maka proses belajar mengajar tidak akan berjalam dengan lancar. Dalam hal ini, musik dapat digunakan sebagai media yang mampu memberikan sugesti positif dalam proses pembelajaran yang menyenangkan.
Musik mempengaruhi perasaan dan perasaan akan berpengaruh kepada proses belajar mengajar “Jika perasaan positif dan pembelajar berada dalam keadaan santai dan terbuka, maka pembelajaran dapat naik tingkat ke areal Neokorteks (otak belajar). Jika perasaan negatif dan pembelajar merasa tertekan mereka cenderung turun tingkat ke otak reptil dengan tujuan bukan untuk belajar melainkan untuk bertahan. Belajar akan lambat dan bahkan terhenti.” (Meier, 2000: 85).
Musik memang tidak mesti selalu ada agar proses belajar mengajar dapat berlangsung, namun musik dapat menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Jadi pemanfaatan musik yang tepat dapat mengaktifkan kemampuan total pembelajar lebih banyak karena mereka mengerahkan pikiran sepenuhnya untuk belajar.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh George Lozanov juga membuktikan bahwa ternyata musik juga sangat bermanfaat dalam proses belajar mengajar dan memberikan hasil yang lebih baik. “Lozanov mengembangkan metode untuk mempercepat pelatihan bahasa melalui sugesti, relaksasi, dan musik di Universitas California di Irvine, para peneliti menemukan bahwa murid yang mendengarkan musik mozart sebelum diuji kemampuannya memproses informasi spasial, meraih angka 8 dan 9 poin lebih tinggi daripada mereka yang mendengarkan rekaman pesan relaksasi verbal. (Meier 2000:176).
Jadi untuk memanfaatkan musik dalam proses belajar mengajar, kita sebaiknya mengetahui beberapa hal sebagai berikut :
1.      Mengapa musik baik digunakan dalam proses belajar mengajar ?
2.      Jenis musik apa yang baik digunakan dalam proses belajar mengajar ?
3.      Bagaimana cara pemanfaatan musik yang tepat dalam proses belajar  mengajar ?
4.  Apakah manfaat dari penggunaan musik dalam proses belajar mengajar?.
Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai pemanfaatan musik dalam proses belajar mengajar, yang bisa menjadikan proses belajar mengajar menjadi menyenangkan dan tidak mebosankan. Pembahasan ini akan dimulai dari mengapa musik baik digunakan dalam proses belajar mengajar dan dilanjutkan dengan jenis musik yang baik digunakan dalam proses belajar mengajar serta bagaimana cara pemanfaatannya dan diakhiri dengan manfaat penggunaan musik dalam proses belajar mengajar



Pembahasan
1.      Mengapa musik baik digunakan dalam proses belajar mengajar?
Seperti yang telah dikemukakan diatas, musik mempengaruhi perasaan dan perasaan akan sangat berpengaruh kepada proses belajar mengajar. Jika perasaan senang tentunya proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar dan sebaliknya.
Dalam proses belajar mengajar agar proses belajar tersebut bisa berjalan dengan baik harus ada keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri, apa lagi untuk materi-materi yang membutuhkan konsentrasi tinggi dan musik dapat menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri. Ini berarti menyeimbangkan aspek intelektual dan emosional.
”Ada teori yang menyatakan bahwa dalam situasi otak kiri sedang bekerja, seperti memperhatikan materi-materi baru musik akan membangkitkan reaksi otak kanan yang intuitif dan kreatif, otak kanan yang cenderung terganggu dalam proses belajar mengajar merupakan penyebab mengapa kita kadang-kadang melamun dan memperhatikan pemandangan ketika kita berniat konsentrasi. Memasang musik adalah cara efektif untuk menyibukkan otak kanan kita ketika sedang berkonsentrasi pada aktifitas otak kiri “. (Deporter dan hernacki 2000: 74).
Jadi dapat disimpulkan bahwa mengapa musik baik digunakan dalam proses belajar mengajar alasannya adalah karena musik merupakan salah satu makanan penting dari otak kanan kita. Bila selama ini proses balajar mengajar hanya memfokuskan pada fungsi otak kiri yang bersifat logis dan matematis sehingga penggunaan otak kanan yang bersifat kreatif serta sangat berhubungan dengan irama, rima, musik, gambar dan imajinasi terabaikan.Penggunaan otak yang tidak seimbang ini akan menimbulkan kelelahan, kejenuhan, kurang pede dan kurang mampu mengendalikan emosi, hal ini sangat sering terjadi kepada pembelajar. Sehingga proses belajar mengajar jadi terhalang. Maka disinilah fungsi musik dalam proses belajar mengajar.
Selain itu musik juga sangat berpengaruh kepada ingatan di dalam otak, kita yang terkadang kesulitan dalam menerima ataupun mengingat materi-materi pelajaran yang telah kita pelajari, sering kita lupa dengan apa yang baru saja kita pelajari tetapi kita mudah sekali mengingat atau menghafal banyak lirik lagu. Salah satu alasan, mengapa menghafal lirik lagu terasa mudah dan menyenangkan adalah karena lirik lagu biasanya diiringi dengan musik atau memiliki irama-irama tertentu,Sedangkan untuk mengingat materi pelajaran tidak dilakukan hal yang sama. Sebagai salah satu contoh “Para pendeta Brahmana di India menggunakan musik untuk mengingat berjilid-jilid teks Veda”. (Meier 2002: 175). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan musik dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan daya ingat, sehingga pembelajar akan lebih mudah dalam mengingat materi-materi pelajaran.
Hampir setiap hari kita mendengarkan musik, karena dengan mendengarkan musik pikiran bisa menjadi rileks dan bahkan bisa memberikan semangat bagi pendengarnya. Kedua hal ini merupakan hal penting dalam proses belajar mengajar yang menimbulkan kenyamanan dalam diri pembelajar. Kenyamanan akan memunculkan semangat belajar dan akhirnya akan diperoleh hasil yang lebih baik.

  1. Jenis Musik Apa yang Baik Digunakan dalam Poses Belajar Mengajar?
“Musik memiliki tiga bagian penting yaitu beat, ritume, dan harmony”. Demikin kata Ev.Andreas Christauday dalam suatu ceramah musik. “Beat mempengaruri tubuh, ritme mempenggaruhi jiwa, sedangkan harmony mempengaruhi roh”. (http://www.igeg.web.id/anak/anak02.shtml)
Jadi jenis musik yang baik digunaan dalam PBM adalah musik yang memiliki keseimbangan antara beat, ritme, dan harmony. Serta dapat meningkatkan kreatifitas belajar yaitu tinggkat pencapaian tujuan berupa peningkatan terhadap pengetahuan dan keterampilan serta pengembangan sikap melalui proses belajar mengajar.
“Harjana (2005), mengatakan bahwa, baru musik klasiklah yang sudah diteliti oleh para ahli. Musik klasik dianggap bisa mengasah otak, karena ritme, melodi dan harmoninya berasal dari ritme denyut nadi manusia yang berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter bahkan raga manusia”. (http://www.tabules.com/~ linda/156584.html).
Seperti yang kita tahu otak memiliki tiga bagian dasar yaitu otak reptil, otak mamalia (sistem limbik) dan neokorteks. Otak reptil merupakan komponen kecerdasan terendah yang di miliki manusia, jika otak reptil ini yang lebih dominan kita tidak akan dapat berfikir pada tingkat yang lebih tinggi. Contohnya saja,  jika kita merasa tidak aman, otak reptil ini akan bangkit dan bersiaga atau melarikan diri. Reaksi seperti ini juga akan terjadi dalam proses balajar mengajar. Jika pembelajar merasa tertekan atau tidak nyaman dalam proses belajar akan menyebabkan pembelajar berusaha untuk menjahui proses belajar tersebut yang akhirnya kegiatan belajar mengajar akan terganggu bahkan bisa terhenti.
“Siegel menyatakan musik klasik dapat menghasilkan gelombang alfa yang menenangkan dan dapat merangsang sistem limbik jaringan otak”. (http://www.depdiknas.co.id/jurnal/30/musik merupakan stimulasi terhat.html). dimana sistem linbik ini bersifat emosional dan kognitif yaitu menyimpan perasaan, pengalaman yang menyenangkan, memori dan kemampuan belajar. Jadi dengan musik klasik yang memberi pengaruh pada sistem linbik otak akan langsung berpengaruh pada proses belajar mengajar. Karena dalam sistem limbik otak tersebut tersimpan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses belajar mengajar.
Walaupun penggunaan musik klasik dan barok merupakan pilihan baik untuk dapat digunakan dalam proses belajar mengajar, tapi tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan berbagai jenis musik untuk proses belajar mengajar. Misalnya saja lagu berirama lambat dapat menimbulkan suasana hati yang tenang. Musik Jazz dapat menimbulkan suasana hati yang riang dan bersemangat. Mars Sousa atau gendang Afrika atau musik dansa berirama dari Amerika Selatan dapat membangkitkan energi. Kesemua jenis musik tersebut baik digunakan dan akan mendatangkan hasil yang baik.
Jadi jenis musik yang baik digunakan dalam proses belajar mengajar adalah musik yang dapat membuat pendengarnya waspada, terbuka dan optimal dalam belajar. Seperti yang dikemukakan oleh “Dr.Lozanov bahwa musik yang paling baik menurut penemuannya adalah musik barok seperti Bach, Handel, Pachelbel dan Vivaldi. Para komposer ini menggunakan ketukan yang sangat khas dan pola-pola yang secara otomatis menyingkronkan tubuh dan pikiran kita. Misalnya, kebanyakan musik barok mempunyai tempo enam puluh ketukan per menit, yang sama dengan detak jantung rata-rata dalam keedaan normal”.(DePorter dan Hernacki, 2000:72).
Jadi dapat di simpulkan bahwa dengan menggunakan musik dalam proses belajar mengajar dapat menyingkronkan tubuh dan pikiran sehingga akan menimbulkan perasaan nyaman dan rileks dalam proses belajar mengajar.

3.      Cara Pemanfaatan Musik yang Tepat Dalam Proses Belajar
Musik dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar dengan beberapa cara diantaranya:
1)      Menggunakan musik sebagai pendahuluan pada proses belajar mengajar
Sebelum memulai aktifitas pembelajaran, memutar musik dapat memberi pengaruh kepada kegembiraan, menghangatkan lingkungan, menggugah minat, dan bahkan menenangkan pikiran.
2)      Menggunakan musik disaat istirahat
Musik disaat istirahat membantu mempertahankan lingkungan belajar yang menyenangkan,membuat kita tetap santai sekaligus bersemangat. Setelah otak beraktifitas disaat proses belajar mengajar dengan mendengarkan musik dapat mengendorkan saraf-saraf yang telah bekerja sehingga membuat kita bersamangat lagi untuk melanjutkan proses belajar mengajar.
3)      Menggunakan musik disaat presentasi
 Musik dapat digunakan sebagai latar belakang pembacaan cerita, menampilkan bacaan dramatis, demontrasi atau presentsi dengan slide, OHP, Vidio atau komputer.
4)      Menggunakan musik untuk memberikan pertanyaan musikal
“Yaitu dengan cara memberikan pelajar satu kartu, mintalah mereka menulis pada kartu itu satu pertanyaan mengenai materi yang baru saja diliput. Sementara duduk dimeja/berdiri di lingkaran besar dan mainkanlah musik, mintalah mereka terus mengedarkan kartu pertanyaan kesamping kanan mereka sampai musik berhenti. Ketika musik berhenti beri mereka waktu 3-5 menit untuk memikirkan jawaban dari pertanyaan itu”. (Meier, 2002: 149).Jadi dengan pertanyaan musikal ini akan membantu pembelajar tetap rileks dalam menghadapi pertayaan dan menjawabnya dengan tenang.
5)      Menggunakan musik sebagai penutup dalam proses belajar mengajar
Misalnya musik selamat jalan yang tepat dapat menciptakan lingkungan yang ramah dan menggugah semangat untuk menutup program pembelajaran dan bertukar salam perpisahan. Ketika pelajaran dimulai dengan rasa nyaman dan sudah semestinya diakhiri dengan hal yang menyenangkan sehingga penbelajar tidak akan berfikiran negatif lagi tentang belajar yang selalu menyusahkan dan menimbulkan kebosanan.




  1. Manfaat yang diperoleh dengan menggunakan musik dalam proses belajar mengajar
“ Sejumlah penelitian membuktikan bahwa musik dapat memberikan banyak manfaat dalam proses belajar mengajar seperti merangsang pikiran, memperbaiki konsentrasi dan ingatan, membangun kecerdasan emosional”. (http://noruritautranti. Wordpress.com/2007/09/03 musik dalam pembelajaran).
Jadi dengan menggunakan musik, pembelajar bisa lebih membangkitkan motivasi untuk belajar. Hal ini membuat pembelajar bisa lebih bergairah mengikuti pembelajaran dan tetap dalam keadaan nyaman. Sehingga pembelajar bisa mengerahkan semua pikirannya untuk belajar. Bila dalam proses belajar mengajar, pembelajar kesulitan untuk berkonsentrasi karena aktifitas otak kiri (intelektual), maka dengan memutar musik dapat membuat otak kanan (emosional) dan kiri seimbang sehingga pembelajar bisa tetap berkonsentrasi dalam menghadapi materi pelajaran.
“Musik mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan matematika dan ilmu sains dalam diri seseorang, telah diteliti di  17 negara terhadap kemampuan anak didik usia 14 tahun dalan bidang sains. Dalam penelitian itu ditemukan bahwa anak dari negeri Belanda, Hongaria, dan Jepang memiliki prestasi tertnggi di dunia. Saat di teliti lebih mendalam ternyata ketiga nengara ini memasukkan unsur musik kedalam kurikulum mereka “ . (http://forum.kompas.com/sekolah-pendidikan /6867-prahara-uan-dan-kecerdasan-anak’html).
Jadi, dengan memasukkan unsur musik dalam proses belajar mengajar akan meningkatkan kemampuan belajar seseorang dalam bidang sains dan juga dalam bidang bahasa sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Lozanov.
Selain itu musik juga sangat bermanfaat untuk menciptakan suasana rileks namun waspada dalam proses belajar mengajar. Pembelajar tidak memiliki perasaan tertekan dalam dirinya, sehingga mereka belajar dengan hati tenang dan senang. Namun, bukan berarti mereka terlena dengan iringan musik, tetapi tetap mengikuti pembelajaran dengan baik.
Musik juga dapat membangkitkan semangat. Terkadang dalam proses belajar mengajar timbul perasaan jenuh pada diri pembelajar, maka dengan mendengarkan musik yang cocok bisa membangkitkan semangat. Hal ini dapat menimbulkan kembali semangat pembelajar yang telah hilang.
Musik juga dapat merangsang kreatifitas. Otak kanan menjadi lebih kreatif dan inovatif dengan rangsangan yang diberikan oleh musik. Sehingga pembelajar bisa lebih mengembangkan kreatifitasnya dalam belajar tanpa adanya perasaan pesimis ataupun kurang percaya diri dengan ide-idenya.

Kesimpulan
Musik dalam proses belajar mengajar dapat memberikan pengaruh positif kepada pembelajar. Musik dapat menjadikan Pembelajaran lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Penggunaan musik dalam proses belajar mengajar   juga dapat memberikan keseimbangan antara otak kanan dengan otak kiri. Hal inilah yang akan membuat pembelajar mampu mengerahkan seluruh pikiran mereka untuk belajar.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli, diharapkan agar unsur musik bisa dimasukan ke dalam kurikulum. Karena, musik dapat memberikan hasil yang optimal dalam proses belajar mengajar.

Daftar Pustaka
De Porter, Bobbi dan Mike Henakli. 2000. Quantum Learning. bandung : Kaifa.
Depdiknas.Musik Merupakan  Stimulasi Terhadap Otak.2001. http//www.depdiknas.co.id/Jurnal/30/musikmerupakanstimulasi    terhadap.html.11januari 2009.
Meiarn, Dave. 2002.The Accelerated Lerning.Bandung: Kaifa.






1 komentar:

  1. Tipsnya mantap bro, mohon izinkan saya berbagi link buat yg ingin memperdalam berbagai tehnik gitar secara lengkap, dan mengunduh materi untuk pemula, blues, jazz dlm bhs Indonesia silahkan kunjungi www.gitarzoom.blogspot.com
    trimakasih bro

    BalasHapus